Ngeblog menggunakan wordpress bukan suatu hal yang mengejutkan. Ada banyak blogger Indonesia yang menggunakannya. Kamu mungkin salah satunya.

Ketika pertama kali menggunakan WordPress kebanyakan merasa bingung. Kamu harus menyetting segalanya sendiri. Pemilik Hosting mungkin bisa kamu andalkan, namun tidak semuanya “merasa senang hati” terus membantumu.

Salah satunya dalam hal kecepatan blog. Blog yang terlalu lama memakan waktu loading secara otomatis akan ditinggalkan pembaca. Kamu mungkin salah satu dari mereka. Iya kan?

Kecepatan loading merupakan syarat utama agar blog anda ramai dikunjungi oleh para pembaca. Pembaca tentu akan merasa nyaman apabila blog kesukaannya memiliki kecepatan akses yang cepat dan tidak membuat dirinya lama menunggu.

Agar mendapatkan kecepatan loading blog yang optimal, ada baiknya kamu menyetting blogmu dengan beberapa cara ini:

Mempercepat Blog WordPress

Memilih Hosting Yang Tepat

Memilih hosting yang tepat merupakan tugas yang tidak mudah. Kamu mungkin sudah terlalu lelah hingga putus asa. Alhasil, kamu memilih hosting apa adanya saja. Yang terpenting blog segera bisa online.

Stop! Jangan lakukan itu. Memilih hosting merupakan prasyarat pertama yang harus anda lakukan agar blog anda bisa berjalan secara optimal. Bayangkan bila anda asal-asalan dalam memilih hosting. Bisa-bisa blog anda mati ketika ramai dikunjungi pembaca.

Pikirkan bagaimana perasaan pembaca pada saat itu? Mereka akan kecewa dan kemungkinan besar tidak akan mau kembali ke blogmu. Apakah kamu ingin nasib blogmu seperti itu? Pikirkan baik-baik.

Gunakan Template Dengan Score Speed Tinggi

Sudah banyak tuh template blog yang bagus. Namun, apakah kesemuanya memiliki kecepatan yang powerfull? Tidak. Sebagian besar template yang bertebaran di internet itu bahkan memiliki ukuran yang berat.

Mempercepat Blog WordPressSemakin berat ukuran template yang anda gunakan, maka semakin lama waktu untuk memuatnya. Mudahnya, ketika seseorang mengunjungi blogmu, maka secara otomatis segala file yang terkait blogmu harus didownload atau diunduh ke dalam browser pembaca.

Namun, tidak selamanya blog dengan template yang ringan memiliki loading yang cepat. Tidak. Ini semua tergantung bagaimana kamu menyetting dan mengolah template. Cara teraman ketika memilih template yaitu dengan menggunkan Theme Framework yang baik. Misalnya saja Thesis Theme Framework.

Gunakan Plugin Cache

Cobalah menggunakan plugin Cache ini. Meski ada banyak sekali jenis plugin Cache seperti w3 total Cache, namun yang paling direkomendasikan oleh sebagian besar blogger adalah plugin tersebut.

Plugin ini memiliki fitur dan layanan yang cukup lengkap. Saking lengkapnya, kebanyakan blogger pemula malah merasa bingung untuk menggunakannya. Apabila anda masih bingung, cobalah membaca tutorial bagaimana cara menggunakan plugin w3 Total Cache ini.

Manfaatkan CDN

Namanya Content Delivery Network atau layanan untuk mempercepat pengiriman content dari server ke klien. Server merupakan lokasi di mana kamu menyimpan seluruh file blogmu. Biasanya berdasarkan letak geografis.

Mempercepat Blog WordPressServer biasanya terletak di Singapura, Jepang, US, atau bahkan Eropa. Tergantung kamu memilih yang mana pada saat membeli paket hosting. CDN membantu klien (pembaca blogmu) memuat seluruh isi blog dengan lebih cepat.

Apabila kamu memilih server Jepang, misalnya, dengan menggunakan CDN, maka seluruh data blogmu akan disimpan ke server-server paling terdekat dengan pembaca. Selanjutnya, ketika pembaca membuka blogmu, maka dia akan mendapatkan content yang sama persis seperti punyamu, namun dengan kecepatan yang lebih optimal.

Optimalkan Image dengan Image Optimizer

Kadangkala gambar menjadi beban bagi sebuah blog. Ukuran gambar yang terlalu besar membuat loading blogmu menjadi sangat lambat. Ada cara singkat bagaimana mempercepat loading sebuah blog. Yaitu, dengan menggunakan plugin Image Optimizer.

Plugin ini akan membantumu mengelola gambar di blog dengan lebih baik. Size gambar akan dikurangi, namun tanpa sedikitpun mengurangi kualitasnya. Artinya, ukuran file gambar di blogmu akan semakin kecil dengan kualitas yang sama persis seperti ukuran file gambarmu saat masih besar.

Setting Homepage Agar Berjalan Lebih Cepat

Mengatur homepage blog sangat mudah kok. Anda tidak perlu mengutak-atik kode yang kemungkinan besar itu tidak kamu ketahui maksudnya.

Silahkan kamu atur agar homepage blogmu menampilkan sebagian isi blog, setting pula jumlah posting blog tidak lebih dari 5. Semakin lebih baik lagi bila anda menonaktifkan atau bahkan tidak menggunakan wodget atau plugin di bagian homepage blog.

Terakhir, fokuskan pembaca blog menemukan apa yang diinginkan. Misalnya, kamu membuat blog dengan kualitas yang maksimal, maka permudah pembaca menemukan tulisan tersebut.

Gunakan WordPress Database Optimizer

Meski masih sedikit yang mengetahui hal ini, namun ada baiknya kamu memraktekkannya mulai saat ini juga. Silahkan instal plugin Ini untuk mempercepat loading blog.

Selain menggunakan plugin tadi, kamu bisa pula menggunakan plugin WP B Manager. Plugin ini akan membantu kamu mengotimalkan database blog. Seperti, spam, post revisions, drafts, tables, etc.

Tambahkan expires header di dalam static resources

Manfaatkan fasilitas Expire Header agar loading blogmu lebih cepat dibanding sebelumnya. Silahkan masukkan kode ini:

ExpiresActive On
ExpiresByType image/gif A2592000
ExpiresByType image/png A2592000
ExpiresByType image/jpg A2592000
ExpiresByType image/jpeg A2592000

Ke dalam file .htaccess Cpanel blogmu. Caranya, silahkan masuk ke dalam Cpanel blog, lalu masuk ke dalam file root dari temukan file yang ber-title .htaccess. Silahkan masukkan kode tadi ke dalam file tersebut.

Gunakan Plugin LazyLoad

Plugin ini membantumu mendapatkan loading yang lebih cepat dengan cara tidak memuat gambar atau foto yang tidak sedang dibuka oleh pembaca. Ketika pembaca membuka postingan blog, maka image yang dimuat hanyalah image yang dibuka pada saat itu.

Sedangkan image yang tidak dibuka, image yang berada di bawah, atau samping, tidak akan dimuat. Kamu bisa menggunakan plugin ini.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.